Pesisir Selatan, 2 Mei 2026 – Semangat berkarya dan berprestasi kembali ditunjukkan oleh para pelajar di Kabupaten Pesisir Selatan melalui ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Nasional (FLS3N) tingkat SMA tahun 2026. Meski dilaksanakan secara daring, kegiatan ini tetap berlangsung meriah dan penuh antusias dari para peserta yang berasal dari Cabang Dinas (Cabdin) Wilayah VII.
Pelaksanaan FLS3N tahun ini mengusung konsep digital dengan seluruh tahapan dilakukan secara online. Peserta merupakan siswa SMA yang telah terdaftar pada Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI). Mereka diwajibkan mengunggah video karya terbaiknya melalui tautan resmi yang telah disediakan panitia, yakni pada rentang tanggal 23 hingga 28 April 2026.
Selanjutnya, proses penilaian dilakukan oleh dewan juri profesional pada tanggal 29 April hingga 2 Mei 2026, dengan mempertimbangkan aspek kreativitas, teknik, serta pesan yang disampaikan dalam setiap karya. Hasilnya, diumumkan secara resmi melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) pemenang pada 4 Mei 2026.
Dalam ajang bergengsi ini, SMAN 1 Basa Ampek Balai berhasil mencatatkan prestasi membanggakan. Fadilah Hengki G, di bawah bimbingan guru Maretha Hapsari, S.Pd., sukses meraih Juara 1 FLS3N. Tak hanya itu, prestasi gemilang juga diraih oleh Putri Syabilla yang tampil memukau dalam cabang monolog dan berhasil meraih Juara 1, dengan bimbingan guru Datik Karnola, S.Pd.
Sementara itu, pada cabang film pendek, Deven Madani AB berhasil menyabet Juara 2 di ajang PLS3N, didampingi oleh guru pembimbing Maharani N.I., S.Pd., dan Jayandra, S.Pd. Keberhasilan ini semakin mengukuhkan SMAN 1 Basa Ampek Balai sebagai salah satu sekolah unggulan dalam bidang seni dan sastra di Kabupaten Pesisir Selatan.
Kepala SMAN 1 Basa Ampek Balai, Salnidawati, S.Pd., M.M., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada para siswa dan guru pembimbing yang telah bekerja keras mengharumkan nama sekolah. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari dedikasi, latihan yang konsisten, serta dukungan penuh dari seluruh pihak sekolah.
Di sisi lain, Kepala Cabang Dinas Wilayah VII, Muslim Arif, S.Pd.I., juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar dan sukses. Ia berharap FLS3N dapat terus menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan kreativitas, serta mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi dan berkarakter.
Ajang FLS3N tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana penting dalam membangun kepercayaan diri, memperluas wawasan seni, serta mempererat tali silaturahmi antar pelajar. Dengan capaian yang diraih tahun ini, diharapkan para pemenang dapat melanjutkan perjuangan ke tingkat yang lebih tinggi dan membawa nama baik daerah ke kancah nasional.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk berkarya. Justru melalui inovasi dan semangat yang tinggi, para siswa mampu menunjukkan potensi terbaiknya meski dalam format lomba daring. Pesisir Selatan pun kembali menegaskan diri sebagai daerah yang kaya akan talenta muda di bidang seni dan sastra.
RUSDI CHANDRA



Posting Komentar