Padang, 3 Juli 2026 – SMKN 10 Padang mendapatkan kehormatan sebagai lokasi kunjungan kerja sekaligus pusat kegiatan peningkatan keterampilan bagi guru bidang kelautan dan kemaritiman. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, beserta jajaran pejabat terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Dirjen memberikan motivasi kepada 17 orang guru SMK bidang kelautan dan kemaritiman yang sedang mengikuti program upskilling kecakapan bahari. SMKN 10 Padang ditetapkan secara resmi sebagai pusat pembelajaran yang ditunjuk oleh Balai Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautaw, Perilanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPMPV KPTK) Gowa.
Turut hadir mendampingi acara ini adalah Kepala Balai BPPMPV KPTK Bapak Lismanto, S.AP., M.Si., mantan Kepala BPPMPV BBL Medan Bapak Rasoki Lubis, M.Pd., serta Kepala Bidang PSMK Dinas PendidikanProvinsi Sumatera Barat Bapak Suryanto, M.Pd.
Sebagai Penjabat Kepala Sekolah SMKN 10 Padang, Dr. Syamsul Mardan, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kunjungan dan kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya.
Komentar Dr. Syamsul Mardan:
“Kami sangat bangga dan berterima kasih karena SMKN 10 Padang dipercaya menjadi pusat pelatihan ini. Hal ini membuktikan bahwa sekolah kami terus berusaha mengembangkan diri sesuai standar pendidikan vokasi nasional. Kehadiran Bapak Dirjen dan jajaran menjadi semangat tersendiri bagi seluruh guru dan warga sekolah untuk terus maju.”
Beliau juga menyampaikan harapannya untuk keberlanjutan program ini:
Harapan Dr. Syamsul Mardan:
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berlangsung satu kali, tapi menjadi program berkelanjutan. Mengingat peralatan dan kebutuhan pembelajaran bidang kelautan memerlukan dukungan yang cukup besar, kami berharap dapat terus menjalin kerja sama yang erat dengan berbagai pihak, baik instansi pemerintah maupun dunia usaha dan industri. Dengan begitu, kompetensi guru semakin terasah, dan lulusan kami benar-benar siap bersaing serta berkontribusi bagi kemajuan dunia kemaritiman Sumatera Barat dan Indonesia.”
Sementara itu, dalam arahannya, Dirjen menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pendidik secara terus-menerus. Beliau mengingatkan bahwa karena peralatan pembelajaran bidang kelautan memerlukan biaya yang cukup tinggi, maka kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi hal yang sangat dibutuhkan untuk mendukung kualitas pembelajaran yang maksimal. Kegiatan upskilling ini ditutup secara resmi oleh beliau dengan harapan hasilnya dapat langsung diterapkan dalam proses belajar mengajar.
Tim/Red/Rc.

Posting Komentar