PASAMAN BARAT – Senin, 31 Agustus 2026, menjadi momen berharga bagi dunia pendidikan kejuruan di Sumatera Barat. Bertempat di ruang pertemuan Balai Bahasa Kampus Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, berlangsung pertemuan koordinasi yang hangat dan penuh semangat antara pihak Balai Bahasa serta Pelatihan Luar Negeri UBH, penyelenggara ujian JLPT UBH, bersama BP3MI Sumatera Barat. Pertemuan ini khusus diselenggarakan dalam rangka pendampingan dan pembinaan siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) program keahlian Bahasa Jepang SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie angkatan tahun 2026.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Febian Mawardi, S.S., Kepala Divisi Layanan Bahasa Asing dan Balai Latihan Kerja Universitas Bung Hatta, Buk Dewi selaku perwakilan BP3MI Sumatera Barat, serta Dr. Desman, S.Pd., M.A., Kepala Sekolah SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk memastikan pelaksanaan PKL berjalan lancar, terarah, serta memberikan manfaat maksimal bagi pengembangan kompetensi dan masa depan para siswa.
Dalam diskusi yang berlangsung, para peserta pertemuan saling bertukar pandangan mengenai berbagai hal penting terkait pelaksanaan program PKL. Febian Mawardi, S.S., menyampaikan dukungan penuh pihaknya dalam hal peningkatan kemampuan berbahasa Jepang siswa serta persiapan mengikuti Ujian Kemampuan Bahasa Jepang atau JLPT yang diselenggarakan di lingkungan UBH. Ia menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing yang baik menjadi bekal utama bagi siswa untuk bersaing di era global, baik dalam dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sementara itu, Buk Dewi dari BP3MI Sumatera Barat menjelaskan berbagai peluang, persyaratan, serta perlindungan yang bisa didapatkan oleh tenaga kerja muda yang berniat menimba pengalaman kerja maupun pelatihan di luar negeri. BP3MI siap memberikan bimbingan dan informasi yang akurat agar para siswa memahami prosedur serta hak-hak yang dimiliki sebelum terjun ke dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
Dr. Desman, S.Pd., M.A., selaku pimpinan SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah bersinergi mendampingi siswanya. Ia menyampaikan bahwa program Bahasa Jepang di sekolahnya dirancang tidak hanya untuk menguasai tata bahasa, tetapi juga membuka peluang karir yang luas bagi lulusan. Kerja sama ini diharapkan menjadi jembatan yang kokoh antara pendidikan di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja yang sesungguhnya, sehingga siswa tidak hanya memiliki bekal teori, tetapi juga keterampilan dan wawasan yang memadai.
Pertemuan berjalan dengan suasana akrab dan produktif, ditandai dengan diskusi yang saling melengkapi demi penyempurnaan program pendampingan. Semua pihak sepakat untuk terus mempererat kerja sama ini demi mendukung potensi yang dimiliki para siswa. Diharapkan melalui kolaborasi yang erat ini, siswa program Bahasa Jepang SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie dapat menyelesaikan masa PKL dengan hasil yang memuaskan, meraih sertifikasi kemampuan bahasa yang diakui secara internasional, serta siap melangkah mewujudkan cita-cita masa depan yang gemilang.
Red/Rc

Posting Komentar