Latest Post


PESISIR
SELATAN – Kabar membanggakan kembali hadir dari SMA Negeri 1 Pancung Soal! Siswi bernama Fathiyyah Meidira berhasil mengukir prestasi luarbol biasa dengan meraih peringkat Juara 2 dalam ajang Pemilihan Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2026. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata potensi, dedikasi, dan karakter unggul yang dimiliki peserta didik di bawah naungan sekolah tersebut, serta mengharumkan nama daerah di bidang keselamatan jalan raya.

Kemenangan ini tidak lepas dari dukungan penuh dan bimbingan intensif dari pihak sekolah. Dalam perjalanannya meraih prestasi, Fathiyyah Meidira didampingi oleh guru pembimbing yang berdedikasi, Violla Dwicha Asda, M.Pd.Gr., serta mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh langsung dari Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pancung Soal, Delmayani, S.Pd., M.Pd. Pesan dan semangat yang senantiasa digaungkan sekolah: “Disiplin Berlalu Lintas, Cermin Keselamatan Bersama”, tampaknya telah melekat kuat dan terwujud nyata dalam diri siswi berprestasi ini.

Ajang Pemilihan Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ini bertujuan untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi, menjadi teladan, serta aktif menyebarluaskan budaya tertib dan aman di jalan raya. Melalui persaingan yang ketat, Fathiyyah mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya, sehingga berhasil mengungguli banyak peserta lain dan membawa pulang penghargaan bergengsi lengkap dengan hadiah senilai Rp2.500.000,- sebagai bentuk apresiasi atas kerja kerasnya.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pancung Soal menyambut gembira keberhasilan ini, sementara ucapan syukur dan bangga juga tercurah dalam pesan resmi sekolah yang dirilis pada 14 September 2026: “Alhamdulillah, selamat buat Ananda Fathiyyah dan guru pendamping. Semangat yang guru biasa. Semoga prestasi ini menjadi pengalaman berharga dan semakin memotivasi untuk terus berprestasi serta mengharumkan nama SMA Negeri 1 Pancung Soal.”

Prestasi ini sekaligus menegaskan keberhasilan sekolah dalam menanamkan nilai-nilai utama: Tertib Berlalu Lintas, Menjadi Pelopor Keselamatan, Menuju Masa Depan Gemilang, serta Berprestasi untuk Menjadi Kebanggaan Negeri. Harapan besar terus tertuju pada Fathiyyah Meidira agar senantiasa dapat terus berprestasi, menjadi teladan bagi teman-temannya, dan benar-benar mewujudkan semangat: “Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas” di tengah masyarakat luas.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan seluruh warga SMA Negeri 1 Pancung Soal dan Kabupaten Pesisir Selatan, membuktikan bahwa pendidikan karakter dan kesadaran keselamatan dapat berjalan beriringan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi orang banyak. Semoga kesuksesan ini menjadi awal langkah lebih jauh, serta mampu menginspirasi ribuan siswa lain untuk turut mencintai ketertiban dan mengutamakan keselamatan di setiap perjalanan hidup mereka.


Rusdi Chandra


Padang
, INFO_PAS— Dalam upaya memperkuat pembinaan kemandirian dan membekali Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan keterampilan kewirausahaan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriany Pohan, bersama Kepala Subseksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja) dan jajaran mengunjungi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat pada Senin (14/9).

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka mengajukan permohonan bantuan fasilitas ayam petelur sebagai salah satu upaya pengembangan program pembinaan kemandirian bagi WBP di Lapas Perempuan Padang.

Dalam pertemuan tersebut, Kalapas Perempuan Padang menyampaikan maksud dan tujuan pengajuan bantuan fasilitas ayam petelur yang diharapkan dapat mendukung pelaksanaan kegiatan peternakan di lingkungan Lapas. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktik sekaligus membekali WBP dengan keahlian di bidang wirausaha peternakan yang terampil, produktif, dan berkelanjutan.

Melalui pengembangan peternakan ayam petelur, WBP diharapkan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis dalam pemeliharaan ternak, tetapi juga memahami pengelolaan usaha, perawatan ayam, manajemen produksi, hingga pemasaran hasil peternakan. Keterampilan tersebut menjadi bekal penting bagi WBP untuk meningkatkan kemandirian dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Selain mendukung pembinaan kemandirian, program peternakan ayam petelur ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketersediaan pasokan pangan berbasis protein hewani. Hasil produksi telur nantinya berpotensi dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mendukung pengembangan usaha produktif di Lapas Perempuan Padang.

Kepala Lapas Perempuan Padang, Susi Andriany Pohan, menegaskan bahwa pengembangan kegiatan kerja bagi WBP merupakan bagian penting dari proses pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan, produktivitas, dan kesiapan reintegrasi sosial.

“Kami berharap melalui dukungan fasilitas ayam petelur ini, WBP dapat memperoleh keterampilan wirausaha peternakan yang bermanfaat, sehingga mampu menjadi individu yang lebih mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Lapas Perempuan Kelas IIB Padang berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai inovasi pembinaan kemandirian melalui kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak. Pengajuan bantuan fasilitas ayam petelur ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan program peternakan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan WBP.


Tim/Red


SOLOK
SELATAN — Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Solok Selatan, Kompol Idris Bakara, S.I.K., M.H., memimpin pelaksanaan apel pagi yang diikuti oleh seluruh personel Polres Solok Selatan beserta jajaran Polsek, Senin (14/9/2026).

Kegiatan apel pagi tersebut berlangsung di Lapangan Apel Polres Solok Selatan. Apel menjadi salah satu sarana penting bagi pimpinan untuk menyampaikan arahan, melakukan pengecekan kesiapan personel sekaligus memperkuat kedisiplinan dan tanggung jawab seluruh anggota dalam menjalankan tugas kepolisian.

Dalam arahannya, Kompol Idris Bakara, S.I.K., M.H., menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga disiplin, integritas serta nama baik institusi Polri. Setiap anggota diminta untuk memahami bahwa sikap dan perilaku personel, baik ketika melaksanakan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari, turut menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Waka Polres mengingatkan agar seluruh anggota tidak melakukan pelanggaran sekecil apa pun. Menurutnya, kedisiplinan bukan hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan kedinasan, tetapi juga merupakan bagian dari sikap profesional dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.

“Jangan melakukan pelanggaran sekecil apa pun. Kita sebagai anggota Polri harus mampu menjaga nama baik institusi dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” tegas Kompol Idris Bakara dalam arahannya.

Penekanan tersebut disampaikan sebagai bentuk penguatan kepada seluruh personel agar selalu berhati-hati dalam bersikap, bertindak dan mengambil keputusan. Setiap anggota diharapkan mampu menjaga marwah institusi dengan menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai disiplin, etika dan profesionalisme Polri.

Selain persoalan kedisiplinan, Kompol Idris Bakara juga menaruh perhatian terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh personel untuk memberikan pelayanan terbaik, dengan mengedepankan sikap humanis, sopan, santun dan profesional dalam setiap pelaksanaan tugas.

Menurutnya, keberadaan Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga harus mampu memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan secara maksimal kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis dan profesional. Kehadiran kita harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Waka Polres.

Arahan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa tugas kepolisian memiliki tanggung jawab yang besar. Setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat harus dilakukan dengan penuh ketulusan dan tidak membeda-bedakan, sehingga kepercayaan publik terhadap Polri dapat terus dipelihara dan ditingkatkan.

Kompol Idris Bakara juga mengingatkan personel untuk senantiasa menjaga perilaku dan menghindari berbagai tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng citra institusi. Menurutnya, satu bentuk pelanggaran yang dilakukan anggota dapat berdampak terhadap kepercayaan masyarakat kepada institusi secara keseluruhan.

Karena itu, seluruh personel Polres Solok Selatan dan jajaran Polsek diminta untuk memperkuat pengawasan terhadap diri sendiri, meningkatkan kepatuhan terhadap aturan serta menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, perhatian juga diarahkan terhadap pentingnya kepedulian personel dan masyarakat dalam mencegah aktivitas pembakaran lahan yang dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Upaya pencegahan terhadap pembakaran lahan dinilai membutuhkan kepedulian bersama. Personel Polri diharapkan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak yang dapat ditimbulkan dari pembakaran lahan, sekaligus mengambil langkah sesuai ketentuan apabila ditemukan adanya pelanggaran.

Waka Polres Solok Selatan menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah pencegahan dan edukasi. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang baik sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kompol Idris Bakara juga mengajak seluruh anggota untuk meningkatkan semangat dalam menjalankan tugas. Setiap personel diharapkan mampu bekerja secara profesional, tidak mudah mengabaikan aturan dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.

Apel pagi tersebut menjadi momentum bagi jajaran Polres Solok Selatan untuk kembali memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kepolisian yang berkualitas. Disiplin personel, integritas, profesionalisme serta pelayanan yang humanis menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dengan arahan tersebut, Waka Polres Solok Selatan Kompol Idris Bakara, S.I.K., M.H., berharap seluruh personel mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan disiplin dan integritas sebagai landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas.

Ia juga mengingatkan bahwa menjadi anggota Polri berarti harus siap memberikan contoh yang baik di tengah masyarakat. Karena itu, setiap anggota dituntut mampu menjaga ucapan, sikap dan tindakan agar senantiasa mencerminkan sosok pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Melalui pelaksanaan apel pagi secara rutin, pimpinan Polres Solok Selatan terus melakukan penguatan internal terhadap personel, baik terkait kesiapsiagaan, kedisiplinan maupun pelaksanaan tugas di lapangan.

Kompol Idris Bakara menegaskan bahwa seluruh personel harus memiliki komitmen yang sama untuk menjaga nama baik Polres Solok Selatan dan institusi Polri, menghindari setiap bentuk pelanggaran, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Hindari pelanggaran, jaga disiplin, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesional,” menjadi penekanan penting dalam arahan Waka Polres Solok Selatan tersebut.

Dengan semangat Polri untuk Masyarakat, jajaran Polres Solok Selatan diharapkan terus hadir memberikan rasa aman, nyaman dan kepastian pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjaga kepercayaan publik melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis dan berintegritas.


Tim/Red


PASAMAN
— Semangat kebersamaan dan kekeluargaan mewarnai rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026 di lingkungan Polres Pasaman, Sumatera Barat. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan yakni olahraga bersama yang digelar di Lapangan Apel Sanika Satyawada Polres Pasaman, Lubuk Sikaping, Kamis (11/9/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Pengurus Cabang Bhayangkari Pasaman tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kekompakan keluarga besar Polri.

Di bawah jajaran Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., semangat kebersamaan di lingkungan Polres Pasaman terus menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya hubungan yang harmonis antara personel Polri, Bhayangkari dan keluarga besar kepolisian.

Olahraga bersama dalam rangka HKGB ke-74 tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan untuk menjaga kebugaran tubuh. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, membangun keakraban serta menumbuhkan rasa persaudaraan di antara keluarga besar Polres Pasaman.

Suasana olahraga bersama juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk melepas sejenak rutinitas dan berbagai kesibukan. Dengan suasana yang lebih santai, hubungan kekeluargaan dapat semakin terjalin sehingga tercipta lingkungan organisasi yang solid dan harmonis.

AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K. sebagai Kapolres Pasaman terus mendorong pentingnya kebersamaan dalam keluarga besar Polres Pasaman. Sinergi antara personel Polri dan Bhayangkari menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus menjaga keharmonisan keluarga.

Momentum HKGB ke-74 Tahun 2026 juga menjadi kesempatan untuk mengingat kembali peran Bhayangkari dalam mendampingi dan memberikan dukungan kepada keluarga Polri. Dukungan tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan anggota Polri dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui olahraga bersama, nilai-nilai tersebut kembali diperkuat. Kegiatan yang terlihat sederhana ini membawa pesan penting mengenai pentingnya menjaga kesehatan sekaligus membangun kebersamaan.

Bagi keluarga besar Polri, kesehatan merupakan salah satu modal utama untuk menjalankan berbagai aktivitas. Karena itu, kegiatan olahraga bersama diharapkan dapat mendorong kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan.

Selain menjaga kebugaran, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antarpersonel dan keluarga. Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat terus dipelihara dalam berbagai kegiatan Bhayangkari maupun kegiatan sosial lainnya.

Peringatan HKGB ke-74 Tahun 2026 menjadi momentum bagi Bhayangkari Pasaman untuk terus meningkatkan kekompakan dan kontribusi positif. Semangat tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi keluarga besar Polri dan masyarakat.

Dengan dukungan jajaran Polres Pasaman di bawah kepemimpinan AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., semangat kebersamaan diharapkan semakin kuat. Hubungan yang harmonis antara Polri dan Bhayangkari menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana kerja dan kehidupan keluarga yang saling mendukung.

Olahraga bersama di Lapangan Apel Sanika Satyawada akhirnya bukan sekadar aktivitas fisik. Kegiatan ini menjadi simbol kekompakan, silaturahmi dan semangat bergerak bersama dalam memperingati perjalanan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74.

Semangat HKGB ke-74 di Pasaman diharapkan terus bergema melalui kegiatan-kegiatan positif lainnya. Dengan tubuh yang sehat, hubungan yang semakin erat dan organisasi yang solid, keluarga besar Polres Pasaman diharapkan mampu terus memberikan energi positif dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dan pengabdian kepada masyarakat.


Tim/Red




ENAM
LINGKUNG – Menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki ketangguhan mental dan keunggulan karakter yang tidak tergantikan oleh teknologi. Hal itulah yang menjadi fokus utama SMAN 1 2×11 Enam Lingkung menggelar kegiatan Pelatihan Motivasi Prestasi Kelas 12, bekerja sama dengan BARKA Training & Consulting. Kegiatan berlangsung penuh semangat dan kehangatan, dihadiri oleh seluruh siswa kelas 12 beserta unsur pimpinan sekolah, Komite Sekolah, serta para orang tua/wali murid.

Kepala Sekolah SMAN 1 2×11 Enam Lingkung, Ibu Zubaidah, SPd., dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menekankan pentingnya pembekalan motivasi dan keterampilan hidup bagi para siswa yang sedang berada di tahap akhir pendidikan di tingkat menengah. "Kami ingin anak-anak kami siap menghadapi tantangan masa depan, percaya diri, dan memiliki keunggulan yang membedakannya. Dukungan dari seluruh pihak, terlebih lagi kehadiran para orang tua, adalah bukti sinergi yang kuat untuk kesuksesan pendidikan putra-putri kita," ujar Ibu Zubaidah.

Dalam kegiatan yang dikemas secara menarik ini, BARKA Training & Consulting mengajak seluruh siswa untuk mendalami tiga keterampilan utama yang menjadi keunggulan khas manusia dibandingkan dengan Kecerdasan Buatan (AI). Di tengah gempuran perkembangan teknologi yang pesat, kemampuan seperti empati, kreativitas mendalam, kecerdasan emosional, dan nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi kekuatan utama yang tidak dapat digantikan. Suasana semakin hidup dan penuh energi saat kegiatan diisi dengan Senam Pintar yang menyegarkan raga, serta sesi Soul Motivation yang menyentuh hati dan membangkitkan semangat juang.

Kehadiran para orang tua dan anggota keluarga menjadi warna serta dukungan moral yang besar bagi para siswa. Hal ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan bukanlah beban sekolah semata, melainkan hasil kerja sama yang erat antara sekolah, masyarakat, dan keluarga. Sinergi ini menjadi pondasi yang kokoh agar siswa dapat melangkah dengan mantap menuju masa depan yang cerah.

Berbagai ilmu, pengalaman berharga, dan dorongan semangat yang diperoleh diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan sesaat, melainkan bekal yang kokoh bagi para siswa untuk melangkah lebih percaya diri. Dalam menghadapi ujian, penentuan masa depan, dan meraih cita-cita yang diimpikan, mental yang kuat menjadi kunci utama.

Melalui kegiatan ini, seluruh pihak mendoakan agar cita-cita setiap siswa dapat terwujud dengan baik. Lebih dari itu, diharapkan para siswa dapat tumbuh berkembang menjadi generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, namun juga memiliki kepribadian yang Taat, Kuat, Hebat, dan Bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya, nusa, serta bangsa.

Kegiatan ditutup dengan suasana penuh haru dan semangat baru, serta pemberian kenang-kenangan dan materi pendukung sebagai bekal tambahan bagi para siswa dan pengurus OSIS, yang menandai keberhasilan pelaksanaan kegiatan yang penuh makna ini.


Rusdi Chandra.


DHARMASRAYA
— Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya menunjukkan kepedulian dan kehadirannya di tengah masyarakat dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kondisi kekeringan. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan sekaligus upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Kegiatan penyaluran bantuan air bersih tersebut dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026, di sejumlah wilayah di Kabupaten Dharmasraya yang masyarakatnya mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan.

Adapun sejumlah wilayah yang menjadi sasaran penyaluran bantuan meliputi Jorong Ranah Tibaru, Nagari Empat Koto Pulau Punjung, masyarakat Nagari Sialang, serta masyarakat Nagari Sungai Duo, Kabupaten Dharmasraya.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyaso Wardoyo Putro, S.I.P., M.A.P. Kehadiran langsung Kapolres dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Dharmasraya untuk memastikan pelayanan kepolisian tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat dalam situasi tertentu.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Dharmasraya didampingi Wakapolres Dharmasraya Kompol M. Risky Cholid, S.I.K., Ketua Bhayangkari Cabang Dharmasraya Rifka Kartyana, para PJU Polres Dharmasraya, Kapolsek Pulau Punjung Iptu Muhammad Isa, S.H., serta personel Polres dan Polsek Pulau Punjung.

Penyaluran air bersih dilakukan sebagai respons terhadap kondisi masyarakat yang mulai mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Kekeringan dapat berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti air untuk konsumsi, memasak, kebersihan, dan keperluan rumah tangga lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, jajaran Polres Dharmasraya berupaya hadir secara langsung untuk membantu meringankan beban masyarakat. Bantuan air bersih diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi sosial yang sedang dihadapi warga.

Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyaso Wardoyo Putro, S.I.P., M.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran air bersih merupakan wujud kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan akibat dampak kekeringan.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Kapolres Dharmasraya.

Menurutnya, keberadaan personel Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagaimana kepolisian dapat memberikan pelayanan dan bantuan ketika masyarakat menghadapi kondisi yang membutuhkan perhatian bersama.

Kegiatan sosial tersebut juga mencerminkan pentingnya membangun kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, jajaran Polres Dharmasraya dapat melihat kondisi warga sekaligus memberikan bantuan yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Penyaluran air bersih tersebut berlangsung dengan melibatkan personel Polres Dharmasraya dan Polsek Pulau Punjung. Kehadiran unsur pimpinan bersama personel di lapangan juga menunjukkan adanya kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

Kapolres Dharmasraya juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memperhatikan kondisi lingkungan dan kebutuhan masyarakat, terutama ketika terjadi perubahan kondisi yang menyebabkan ketersediaan air bersih menjadi terbatas.

Polres Dharmasraya berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan masyarakat serta berbagai pihak dalam menghadapi persoalan sosial dan lingkungan yang terjadi di wilayah hukum Polres Dharmasraya.

Bagi masyarakat yang mengalami kesulitan akibat kondisi kekeringan, kehadiran bantuan air bersih tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan kemanusiaan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres Dharmasraya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Dengan adanya penyaluran bantuan air bersih tersebut, Polres Dharmasraya berharap kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan dapat sedikit terbantu. Jajaran kepolisian juga akan terus mengedepankan kepedulian sosial sebagai bagian dari pelaksanaan tugas untuk memberikan rasa aman, nyaman, serta manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Dharmasraya.

Tim/Red


Padang
, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Padang melaksanakan panen perdana kangkung hidroponik sebagai bentuk pengembangan program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa karena merupakan panen hidroponik pertama setelah dilaksanakannya Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lapas Perempuan Padang dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang.

Kegiatan panen berlangsung di area hidroponik Lapas Perempuan Padang dengan penuh semangat. Tanaman kangkung yang sebelumnya dirawat melalui proses budidaya hidroponik akhirnya siap dipanen dan dimanfaatkan, menjadi bukti nyata dari upaya Lapas Perempuan Padang dalam mengembangkan keterampilan produktif serta mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui kerja sama dengan BPVP Padang, Lapas Perempuan Padang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian, khususnya di bidang pertanian dan budidaya tanaman hidroponik. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman praktik kepada warga binaan, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan keterampilan yang dapat menjadi bekal positif bagi mereka.

Hasil panen kangkung hidroponik perdana ini selanjutnya dijual kepada pegawai Lapas Perempuan Padang dan dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Lapas Perempuan Padang. Pemanfaatan hasil panen tersebut menjadi langkah konkret dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus mengoptimalkan hasil pembinaan kemandirian warga binaan.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berkembang dan berkelanjutan, sehingga budidaya hidroponik di Lapas Perempuan Padang mampu memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi warga binaan, pegawai, maupun lingkungan Lapas secara keseluruhan.

Lapas Perempuan Kelas IIB Padang berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat pemasyarakatan dalam mewujudkan warga binaan yang mandiri, terampil, dan siap kembali ke masyarakat.


PESISIR
SELATAN, ---Ratusan pelajar SMA 1 Bayang, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, terhenyak ketika mendengar pernyataan Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, SE, yang menyebut Kabupaten Pesisir Selatan sebagai daerah yang rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Pernyataan itu disampaikan Firman Sikumbang saat memberikan edukasi bahaya narkotika dan penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada para pelajar SMA 1 Bayang, Jumat 11 September 2026

Di hadapan para pelajar, Firman Sikumbang mengingatkan bahwa persoalan narkotika bukan lagi ancaman yang jauh dari kehidupan masyarakat. Bahkan, menurutnya, keberadaan narkotika di tengah masyarakat Pesisir Selatan sudah menjadi persoalan serius yang harus di hadapi secara bersama-sama

Yang membuat para pelajar terdiam adalah ketika Firman mengaitkan ancaman narkotika dengan jati diri masyarakat Pesisir Selatan yang dikenal kuat memegang adat dan agama

“Pesisir Selatan merupakan daerah yang memegang teguh falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Adat dan agama seharusnya menjadi benteng kehidupan masyarakat. Namun ketika narkotika masuk dan merusak generasi muda, kita harus bertanya, di mana kekuatan benteng itu?” ujar Firman

Menurut Firman, kuatnya adat dan agama tidak boleh berhenti sebagai slogan. Nilai-nilai tersebut harus di wujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membentengi generasi muda

“Narkotika tidak hanya merusak tubuh. Lebih jauh, narkotika dapat merusak masa depan, menghancurkan keluarga dan menggerus karakter generasi muda. Karena itu, perang terhadap narkotika harus di mulai dari kesadaran kita sendiri,” tegasnya

Pernyataan Firman ternyata tidak membuat para pelajar takut. Sebaliknya, hal itu justru memantik semangat mereka untuk ikut mengambil bagian dalam gerakan pencegahan narkotika

Puluhan pelajar SMA 1 Bayang menyatakan kesediaannya bergabung dengan Satgas LAN Kabupaten Pesisir Selatan. Mereka ingin menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menjaga sekolah, keluarga dan lingkungan mereka dari ancaman narkotika.

Ketua LAN Kabupaten Pesisir Selatan, Marwan Anas, yang merupakan mantan anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, menyambut baik keterlibatan para pelajar tersebut.

Menurut Marwan, keterlibatan generasi muda merupakan kekuatan penting dalam membangun gerakan P4GN di Kabupaten Pesisir Selatan.

“Anak-anak muda tidak boleh hanya menjadi penonton. Mereka harus menjadi bagian dari gerakan menyelamatkan daerah ini. Kalau pelajar sudah berani mengatakan tidak terhadap narkotika dan mau menjadi bagian dari Satgas LAN, itu adalah modal besar bagi kita,” ujar Marwan.

Ia menegaskan, pemberantasan narkotika tidak mungkin hanya di bebankan kepada aparat penegak hukum. Peran sekolah, keluarga, tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, pemuda dan seluruh elemen masyarakat sangat menentukan.

“LAN Kabupaten Pesisir Selatan akan terus bergerak masuk ke sekolah-sekolah, nagari dan lingkungan masyarakat. Kita ingin membangun kesadaran bersama bahwa narkotika adalah musuh kita bersama,” katanya.

Marwan juga mengapresiasi keberanian para pelajar SMA 1 Bayang yang memilih untuk terlibat dalam gerakan P4GN.

“Jangan tunggu menjadi korban baru kita bergerak. Lebih baik kita mencegah sejak sekarang. Pelajar adalah generasi penerus Pesisir Selatan. Mereka harus kita jaga dan kita selamatkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMA 1 Bayang, Resnawita, S.Ag, M.Pd, mengapresiasi kegiatan edukasi dan penguatan P4GN yang di lakukan LAN Provinsi Sumatera Barat.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting karena memberikan pemahaman langsung kepada pelajar mengenai bahaya narkotika sekaligus membangun keberanian siswa untuk mengatakan tidak terhadap narkotika.

Ia berharap kerja sama antara pihak sekolah dan LAN dapat terus di tingkatkan. Edukasi tentang bahaya narkotika, katanya, tidak boleh berhenti dalam satu kegiatan, tetapi harus menjadi gerakan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Keterlibatan puluhan pelajar SMA 1 Bayang dalam Satgas LAN Kabupaten Pesisir Selatan menjadi catatan penting. Pesan yang di sampaikan Firman Sikumbang tidak berhenti di ruang sosialisasi.

Dari sekolah muncul keberanian. Dari generasi muda tumbuh perlawanan.

Sebab, menyelamatkan Pesisir Selatan dari ancaman narkotika bukan hanya tugas aparat. Ini adalah tanggung jawab bersama, untuk menjaga adat, agama, keluarga dan masa depan generasi muda Ranah Pasisia, tukasnya

 (MA)


pasamanbarat.sumbar.polri.go.id
– Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat melakukan aksi bagi-bagi masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (11/9/2026) ini sekaligus menjadi upaya aparat Kepolisian untuk mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap penurunan kualitas udara.

Pembagian masker dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H., yang turun ke jalan didampingi para Pejabat Utama (PJU) dan personel Kepolisian. Sasaran utama kegiatan ini adalah masyarakat yang beraktivitas di luar rumah, terutama para pengguna jalan di beberapa titik strategis, seperti Bundaran Simpang Empat, areal perkantoran Jalur 32, serta di depan Mako Polres Pasaman Barat.

Kapolres Pasaman Barat menjelaskan bahwa aksi ini murni sebagai bentuk kepedulian institusi Polri terhadap kesehatan masyarakat di tengah gempungan kabut asap.

“Pembagian masker ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya yang masih harus beraktivitas di luar rumah. Kami mengimbau masyarakat untuk disiplin menggunakan masker sebagai perlindungan dari dampak asap yang membahayakan kesehatan,” ujar AKBP Agung Tribawanto.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk. Imbauan ini terutama ditujukan bagi kelompok masyarakat yang rentan terhadap gangguan pernapasan akibat paparan polusi.

Selain menjaga kesehatan, AKBP Agung secara tegas mengingatkan masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mencegah meluasnya Karhutla. Warga diimbau untuk tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara dibakar, serta segera melapor jika menemukan titik api.

“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas semata. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan melalui Call Center 110 atau kantor Kepolisian terdekat apabila menemukan adanya titik api atau kebakaran lahan,” paparnya.

Lebih lanjut, Kapolres telah menginstruksikan jajaran personel Bhabinkamtibmas untuk turun langsung ke Nagari -nagari memberikan penyuluhan terkait bahaya kebakaran lahan serta edukasi larangan membuka lahan dengan cara dibakar. Petugas juga diminta untuk menyosialisasikan sanksi hukum yang tegas bagi para pelanggarnya.

“Personel kami juga menjelaskan ancaman hukuman kepada masyarakat yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan. Tindakan tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan Pasal 78 ayat (3) Jo ayat (4) dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tegas Kapolres.

Langkah pencegahan dan peningkatan kewaspadaan ini dinilai sangat krusial, mengingat kabut asap Karhutla tidak hanya melumpuhkan jarak pandang dan aktivitas warga, tetapi juga membawa ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.

Ke depannya, Polres Pasaman Barat berkomitmen akan terus menyiagakan personel untuk mengingatkan warga menjaga kesehatan selama kabut asap masih melanda, serta meminta masyarakat untuk selalu mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang terkait situasi Karhutla di wilayah Pasaman Barat.

 (HumasResPasbar)


PADANG
– SMK Negeri 9 Padang mencatatkan dua capaian penting sekaligus untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesiapan tenaga kerja lulusannya. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Dr. Syamsul Mardan, S.Pd., M.M., sekolah ini resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kepala BP3MI Sumatera Barat sekaligus kembali dipercaya menjadi lokasi penempatan penutur asli bahasa Jepang melalui program bergengsi pemerintah Jepang.

Kegiatan berlangsung penuh makna ini diawali dengan penandatanganan kerja sama bersama Kepala BP3MI Sumatera Barat, Bapak Jupriadi, S.Sos., M.M. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kemajuan ini bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik menjadi tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing tinggi, dan siap ditempatkan di luar negeri. Penandatanganan dokumen dilakukan secara resmi di ruang pertemuan SMKN 9 Padang, Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, pada Kamis, 10 September 2026.

Dalam sambutannya, Dr. Syamsul Mardan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan BP3MI Sumatera Barat. "Kerja sama ini adalah langkah nyata kami untuk membuka jalan bagi para siswa meraih masa depan yang lebih luas. Kami ingin memastikan lulusan kami tidak hanya terampil secara teknis, namun juga memiliki standar kompetensi yang diakui secara internasional agar mampu bersaing di mana pun mereka berada," ujarnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada siang harinya dengan penerimaan guru penutur asli bahasa Jepang, Yui Sensei. Kehadiran beliau merupakan bagian dari Program NIHONGO Partners, sebuah program unggulan yang digagas oleh Pemerintah Jepang melalui The Japan Foundation. Program ini secara khusus mengirimkan penutur asli bahasa Jepang ke sekolah-sekolah di wilayah Asia, termasuk Indonesia, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa serta pemahaman budaya.

Kepala Sekolah mengungkapkan rasa syukur yang mendalam karena untuk tahun ini secara berturut-turut SMKN 9 Padang kembali dipercaya sebagai penerima program tersebut. "Alhamdulillah, kepercayaan ini menjadi bukti bahwa nama dan kualitas SMKN 9 Padang semakin diakui, tidak hanya di lingkungan lokal, namun juga di kancah internasional. Kehadiran penutur asli akan memberikan suasana belajar yang nyata, memperkaya wawasan budaya siswa, serta melatih kemampuan komunikasi mereka secara langsung," tambah Dr. Syamsul Mardan.

Kedua capaian strategis ini saling melengkapi persiapan siswa menuju karier profesional. Penguasaan bahasa asing yang lebih baik dan jaringan kerja sama penempatan tenaga kerja ke luar negeri akan menjadi nilai tambah yang besar bagi siswa SMKN 9 Padang. Langkah ini juga sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan global.

Suasana penandatanganan berlangsung khidmat namun akrab, terlihat dari kedua belah pihak yang berdiskusi saksama sebelum menandatangani dokumen perjanjian. Kegiatan ini turut menyisakan harapan besar bahwa kemitraan yang terjalin akan terus berlanjut dan membawa dampak positif yang nyata bagi kemajuan pendidikan di Sumatera Barat, khususnya dalam mencetak generasi muda yang cerdas, terampil, dan berwawasan luas.


Tim/Red

 

 

 



PADANG
, --Kabar duka menyelimuti Kepolisian Daerah Sumatera Barat. Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda Sumbar, Kombes Pol Ahmad Basahil, S.I.K., M.H., CPHR., meninggal dunia pada Jumat, 11 September 2026 pukul 00.05 WIB.Perwira menengah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 tersebut mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Padang, Sumatera Barat.

Rencana Pemakaman di Palembang

Menurut informasi dari pihak kerabat, jenazah almarhum rencananya akan diterbangkan dan dimakamkan di kampung halamannya di Palembang, Sumatera Selatan. Prosesi pemakaman diprediksi akan dilakukan secara kedinasan sebagai penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdian panjang almarhum di institusi Polri.

Duka Mendalam Leting Akpol 1996 (Wira Satya)

Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan mendalam, khususnya bagi rekan satu angkatannya. Perwakilan alumni Akpol 1996 yang juga sesama Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, Karorena Polda Sumbar Kombes Pol Deni Yuhasdi, S.H., S.I.K., menyampaikan rasa kehilangan yang teramat sangat atas berpulangnya sang sahabat. "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Selamat jalan sahabat terbaikku, Kombes Pol Ahmad Basahil. Dedikasi, integritas, dan kebaikanmu selama bertugas serta kebersamaan kita sebagai keluarga besar Wira Satya 96 akan selalu kami kenang. Semoga Husnul Khotimah, ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan serta keikhlasan. Perjuanganmu telah usai, tunai sudah tugasmu untuk bangsa dan institusi," ujar Kombes Pol Deni Yuhasdi di Padang, Jumat (11/9/2026)

Seluruh keluarga besar Polda Sumatera Barat turut mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa, dan diterima seluruh amal ibadahnya.

Selamat jalan, Kombes Pol Ahmad Basahil. Terima kasih atas segala pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.


PASAMAN
, KJL — Komitmen Polres Pasaman dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional kepada masyarakat kembali mendapat apresiasi. Klinik Polres Pasaman memperoleh penghargaan dari BPJS atas kepatuhan dalam memberikan pelayanan.

Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap upaya jajaran Polres Pasaman dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan melalui Klinik Polres Pasaman.

Momentum pemberian penghargaan tersebut terlihat dalam unggahan resmi Humas Polres Pasaman, Rabu, 9 September 2026. Dalam foto tersebut, Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., bersama perwakilan jajaran Polres Pasaman memperlihatkan piagam penghargaan yang diterima Klinik Polres Pasaman.

Penghargaan dari BPJS tersebut sekaligus menjadi catatan positif bagi jajaran Polres Pasaman dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada bidang kesehatan.

Keberadaan Klinik Polres tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kesehatan bagi anggota Polri, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses pelayanan kesehatan yang semakin mudah, tertib dan berkualitas.

Dalam sistem pelayanan kesehatan Polri, klinik di tingkat Polres merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama atau dasar. Karena itu, kualitas pelayanan, kepatuhan terhadap ketentuan, serta kemudahan akses menjadi bagian penting yang harus terus dijaga. �

Pusdokkes Polri

Bukti Komitmen Polres Pasaman

Penghargaan yang diberikan BPJS tersebut dapat menjadi motivasi bagi jajaran Polres Pasaman untuk terus mempertahankan sekaligus meningkatkan standar pelayanan yang telah berjalan.

Di bawah kepemimpinan AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., pelayanan publik menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian.

Pelayanan kesehatan merupakan salah satu bentuk pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, keberhasilan Klinik Polres Pasaman memperoleh penghargaan kepatuhan pelayanan menjadi dorongan untuk terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan.

Tidak hanya dari sisi pelayanan medis, kepatuhan terhadap prosedur dan mekanisme pelayanan juga menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat maupun peserta BPJS memperoleh layanan sebagaimana mestinya.

Penghargaan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pelayanan di lingkungan Polres Pasaman tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga menyentuh aspek pelayanan kemanusiaan dan kebutuhan dasar masyarakat.

Pelayanan Kesehatan Harus Terus Ditingkatkan

Capaian Klinik Polres Pasaman ini diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah penghargaan semata. Sebaliknya, penghargaan tersebut dapat menjadi pemacu bagi seluruh jajaran untuk mempertahankan kualitas pelayanan dan melakukan evaluasi secara berkelanjutan.

Pelayanan yang baik harus mampu memberikan rasa nyaman, mudah diakses, transparan serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Klinik Polres Pasaman juga memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan personel Kepolisian beserta keluarga, sekaligus memberikan pelayanan kesehatan sesuai kapasitas dan ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya apresiasi dari BPJS, kualitas pelayanan Klinik Polres Pasaman diharapkan semakin konsisten dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan secara profesional.

Penghargaan Jadi Motivasi

Bagi Polres Pasaman, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pelayanan yang semakin baik.

Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K. juga menjadi sosok yang ditonjolkan dalam capaian tersebut, sebagai bagian dari komitmen pimpinan dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan Polres Pasaman.

Pelayanan publik yang berkualitas pada akhirnya tidak hanya diukur dari keberhasilan menyelesaikan tugas, tetapi juga dari bagaimana masyarakat merasakan manfaat dan kemudahan ketika mendapatkan pelayanan.

Karena itu, apresiasi BPJS terhadap kepatuhan pelayanan Klinik Polres Pasaman menjadi momentum penting untuk terus memperkuat budaya pelayanan yang profesional, humanis dan bertanggung jawab.

Penghargaan tersebut juga diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh personel yang bertugas di Klinik Polres Pasaman agar tetap memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan ketelitian, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap standar pelayanan.

Ke depan, keberadaan Klinik Polres Pasaman diharapkan semakin mampu memberikan kontribusi dalam mendukung pelayanan kesehatan, baik bagi internal Polri maupun masyarakat sesuai dengan fungsi dan kewenangannya.

Dengan diraihnya penghargaan dari BPJS ini, Polres Pasaman menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan bukan hanya menjadi slogan, tetapi terus diwujudkan melalui kerja dan kepatuhan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Capaian tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi jajaran Polres Pasaman di bawah kepemimpinan AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K. untuk terus memperkuat pelayanan publik di berbagai bidang, termasuk pelayanan kesehatan melalui Klinik Polres Pasaman.

**(KJL)**


Padang
, INFO_PAS— Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Padang melaksanakan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriany Pohan, bertempat di Gedung Utama Lapas Perempuan Padang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural, pegawai, serta anak magang.

Dalam arahannya, Kalapas menekankan pentingnya disiplin dan integritas bagi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Disiplin menjadi landasan dalam menciptakan kinerja yang tertib dan profesional, sementara integritas diperlukan agar setiap pegawai senantiasa bekerja dengan penuh tanggung jawab, jujur, serta berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

Selain penyampaian arahan, apel pagi juga diisi dengan kegiatan pembagian masker dan vitamin kepada seluruh pegawai sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan jajaran di tengah fenomena asap yang melanda wilayah sekitar. Pemberian masker diharapkan dapat membantu melindungi pegawai dari paparan asap, sementara vitamin menjadi salah satu upaya untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap prima dalam melaksanakan aktivitas dan tugas sehari-hari.

Upaya menjaga kesehatan dan memberikan perlindungan dari dampak fenomena asap tersebut juga telah dilakukan sebelumnya. Sehari sebelum pelaksanaan apel pagi, Lapas Perempuan Kelas IIB Padang telah membagikan masker kepada seluruh pegawai dan warga binaan. Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran Lapas Perempuan Padang terhadap kesehatan dan keselamatan seluruh penghuni serta petugas di lingkungan Lapas, sekaligus sebagai upaya preventif untuk meminimalkan paparan asap.

Kegiatan apel pagi berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Perempuan Kelas IIB Padang semakin meningkatkan kedisiplinan, menjaga integritas, serta tetap memperhatikan kesehatan sehingga dapat memberikan pelayanan dan melaksanakan tugas pemasyarakatan secara optimal.

Dengan disiplin yang kuat, integritas yang kokoh, dan kesehatan yang terjaga, jajaran Lapas Perempuan Kelas IIB Padang siap memberikan kinerja terbaik dalam mewujudkan pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.


Tim/Red


PADANG
,INFO_PAS — Semangat untuk terus bertumbuh dan menjadi pribadi yang lebih baik diwujudkan melalui Projek Kepemimpinan “Sahabat Bertumbuh” yang dilaksanakan oleh mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Padang (UNP) Jurusan Bimbingan dan Konseling di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Padang.

Mengusung moto “Melangkah maju bersama, hidup bermutu dengan karya”, kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pembinaan Bundo Kanduang Lapas Perempuan Padang dan diikuti oleh 20 orang warga binaan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi keilmuan Bimbingan dan Konseling sekaligus upaya memberikan ruang bagi warga binaan untuk mendapatkan motivasi, penguatan diri, serta dorongan untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki. Kehadiran program “Sahabat Bertumbuh” diharapkan dapat menjadi wadah yang positif bagi warga binaan dalam membangun kepercayaan diri dan mempersiapkan diri untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Padang.  Dalam kesempatan tersebut, kegiatan “Sahabat Bertumbuh” mendapat apresiasi sebagai bentuk kolaborasi positif antara lingkungan akademik dan lembaga pemasyarakatan dalam mendukung proses pembinaan warga binaan.

Melalui kegiatan ini, warga binaan diajak untuk memandang masa pembinaan sebagai bagian dari proses perjalanan untuk melakukan perubahan dan pengembangan diri. Setiap individu memiliki kesempatan untuk belajar, bertumbuh, berkarya, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Projek “Sahabat Bertumbuh” juga menjadi momentum untuk menanamkan semangat bahwa perubahan tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Dengan kemauan untuk melangkah, dukungan dari lingkungan sekitar, serta keberanian untuk mengembangkan potensi diri, setiap orang dapat menciptakan harapan baru.

Dengan semangat “Melangkah maju bersama, hidup bermutu dengan karya”, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi warga binaan serta menjadi bagian dari proses pembinaan yang mendorong mereka untuk terus bertumbuh, berkarya, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.


Tim/Rc


PADANG
– Kepolisian Daerah Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dipimpin oleh Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr., bersama jajaran Polisi Wanita Polda Sumbar, kegiatan pembagian masker dilaksanakan di sejumlah titik di Kota Padang, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut menyasar pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan Simpang Ujung Gurun, Simpang Jamria, dan Simpang Alai, Kota Padang.

Pembagian masker merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat sekaligus imbauan agar warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kesehatan akibat kualitas udara yang kurang baik.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pelayanan humanis Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat. Melalui pembagian masker ini, kami mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar rumah,” ujar Susmelawati.

Menurutnya, kegiatan sosial tersebut juga mencerminkan semangat Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan humanis serta memperkuat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran polisi harus dapat dirasakan secara langsung, termasuk melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Pakor Polwan Polda Sumbar Kompol Arisnawati bersama sejumlah personel Polwan. Para personel membagikan masker kepada pengendara dan masyarakat di lokasi kegiatan.

Polda Sumbar juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan, menggunakan masker apabila diperlukan, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara dinilai kurang sehat.

Melalui kegiatan ini, Polda Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui berbagai aksi sosial yang secara langsung menjawab kebutuhan masyarakat.


(Berry)


DHARMASRAYA
— Upaya kepolisian dalam mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polsek Sungai Rumbai, Polres Dharmasraya, kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Reskrim Polsek Sungai Rumbai berhasil mengamankan seorang pria bernama Mulyadi, yang diduga terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor.

Penangkapan terhadap Mulyadi dilakukan pada 5 September 2026, setelah jajaran Polsek Sungai Rumbai melakukan serangkaian penyelidikan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kasus kehilangan sepeda motor.

Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyaso Wardoyo Putro, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Sungai Rumbai AKP Sutrisman, S.H., membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Menurut keterangan kepolisian, pengungkapan kasus berawal dari laporan masyarakat mengenai hilangnya satu unit sepeda motor di kawasan Pasar Modern Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya.

Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada 31 Juli 2026 sekitar pukul 08.10 WIB. Saat itu, sepeda motor jenis Honda Vario milik korban diparkir di area parkir Pasar Modern Sungai Rumbai ketika korban meninggalkan kendaraannya untuk berbelanja.

Namun, setelah korban selesai berbelanja, sepeda motor yang sebelumnya diparkir di lokasi tersebut sudah tidak berada di tempat.

Kehilangan kendaraan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Korban diperkirakan mengalami kerugian materiel sekitar Rp6 juta.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Reskrim Polsek Sungai Rumbai melakukan penyelidikan secara bertahap dengan mengumpulkan keterangan dari korban maupun sejumlah pihak, serta menelusuri informasi yang berkaitan dengan keberadaan sepeda motor yang dilaporkan hilang.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, polisi akhirnya memperoleh informasi yang mengarah kepada seorang pria yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut.

Petugas kemudian melakukan tindakan kepolisian hingga berhasil mengamankan Mulyadi pada 5 September 2026.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi juga berhasil mengamankan satu unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan tindak pidana pencurian sebagai barang bukti.

Diduga Terlibat di Empat TKP

Kasus tersebut kemudian berkembang setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Mulyadi diduga tidak hanya berkaitan dengan satu peristiwa pencurian. Penyidik menduga yang bersangkutan terlibat dalam empat tempat kejadian perkara (TKP) pencurian sepeda motor yang berbeda.

Informasi tersebut masih terus didalami oleh penyidik guna memastikan peran terduga pelaku pada masing-masing kejadian.

Kepolisian juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya TKP lain, pelaku lain maupun pihak yang diduga berperan sebagai penadah dari kendaraan hasil tindak pidana.

Langkah pengembangan tersebut dinilai penting untuk membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor secara lebih menyeluruh, sehingga tidak berhenti pada satu orang yang telah diamankan.

Kapolsek Sungai Rumbai AKP Sutrisman, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut. Penyidik akan mencocokkan keterangan yang diperoleh dengan barang bukti serta informasi dari sejumlah TKP yang diduga memiliki keterkaitan.

Kapolres Dharmasraya Tegaskan Komitmen Berantas Curanmor

Pengungkapan perkara ini menjadi bagian dari upaya jajaran Polres Dharmasraya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang dapat merugikan masyarakat.

AKBP Kartyana Widyaso Wardoyo Putro, S.I.K., M.H., melalui jajaran Polsek Sungai Rumbai, menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan dan penyidikan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika memarkir kendaraan, terutama di tempat-tempat yang ramai maupun lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Masyarakat diminta memastikan kendaraan telah dikunci dengan baik serta tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan yang dapat menarik perhatian pelaku kejahatan.

Selain itu, apabila masyarakat mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan pencurian kendaraan bermotor, masyarakat diharapkan segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

Mulyadi Diproses Sesuai Hukum

Saat ini Mulyadi telah diamankan di Mapolsek Sungai Rumbai untuk menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Dalam perkara tersebut, tersangka disangkakan melanggar Pasal 476 KUHP tentang tindak pidana pencurian.

Kendati demikian, proses hukum terhadap Mulyadi masih berjalan. Status dan keterlibatan yang bersangkutan dalam setiap perkara akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan serta alat bukti yang berhasil dikumpulkan penyidik.

Kepolisian juga masih membuka kemungkinan adanya pengembangan perkara, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain maupun kemungkinan adanya kendaraan lain yang berasal dari tindak pidana.

Dengan pengungkapan tersebut, Polsek Sungai Rumbai menunjukkan keseriusannya dalam menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap perkara pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukumnya.

Catatan: seluruh pihak tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Proses hukum terhadap tersangka akan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Tim/Red





PASAMAN
— Kepolisian Resor Pasaman terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan yang memiliki manfaat langsung bagi kehidupan sehari-hari. Salah satunya melalui peran Bhabinkamtibmas yang aktif menyambangi warga sekaligus memberikan edukasi tentang pemanfaatan lahan kosong agar menjadi lahan produktif.

Kegiatan tersebut terlihat dalam dokumentasi Bhabinkamtibmas pada Senin, 7 September 2026, saat personel kepolisian turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyosialisasikan pentingnya pemanfaatan lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran mengenai ketahanan pangan dari lingkungan terkecil, yakni rumah tangga.

Di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., jajaran Polres Pasaman diharapkan terus mengedepankan pendekatan yang humanis dan hadir di tengah masyarakat, termasuk melalui kegiatan Bhabinkamtibmas. AKBP Adirawa sendiri tercatat sebagai Kapolres Pasaman yang baru melanjutkan estafet kepemimpinan di Polres Pasaman pada 2026. 

Lahan Kosong Jangan Dibiarkan Terbengkalai

Dalam kegiatan sambang tersebut, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk melihat lahan kosong dari sisi yang lebih produktif.

Lahan yang selama ini dibiarkan begitu saja sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, terutama budidaya tanaman pangan dan hortikultura. Masyarakat dapat menyesuaikan jenis tanaman dengan kondisi tanah, luas lahan, ketersediaan air serta kebutuhan keluarga.

Pemanfaatan lahan tidak harus dimulai dengan skala besar. Pekarangan rumah sekalipun dapat dimanfaatkan untuk menanam cabai, tomat, terong, sayuran, tanaman obat keluarga maupun berbagai komoditas lainnya.

Jika dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan, pemanfaatan lahan tersebut berpotensi memberikan manfaat ekonomi sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Kapolres Pasaman Tekankan Kehadiran Polisi Harus Memberi Manfaat

Kehadiran AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K. sebagai Kapolres Pasaman membawa harapan agar jajaran kepolisian semakin dekat dengan masyarakat.

Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian di tingkat nagari memiliki posisi penting dalam menyampaikan berbagai program dan imbauan secara langsung kepada masyarakat.

Tidak hanya menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas, personel juga dapat menjadi penghubung antara masyarakat dengan berbagai program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kesejahteraan.

Pendekatan semacam ini memperlihatkan bahwa menjaga keamanan tidak semata-mata dilakukan melalui tindakan penegakan hukum. Membangun komunikasi, mendengar persoalan warga, memberikan edukasi serta mendorong kegiatan positif juga menjadi bagian penting dari pelayanan kepolisian.

Ketahanan Pangan Dimulai dari Lingkungan Sendiri

Pemanfaatan lahan kosong juga memiliki kaitan erat dengan upaya memperkuat ketahanan pangan.

Masyarakat tidak harus selalu bergantung sepenuhnya kepada hasil produksi dari luar wilayah apabila sebagian kebutuhan dapat dipenuhi secara mandiri melalui pemanfaatan pekarangan.

Gerakan menanam juga dapat menjadi kegiatan bersama di lingkungan masyarakat. Jika setiap rumah mampu memanfaatkan sebagian lahannya untuk menghasilkan kebutuhan pangan, maka akan tercipta budaya produktif yang memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Selain itu, lahan yang sebelumnya terlihat kosong dan tidak terawat dapat berubah menjadi lingkungan yang lebih hijau, tertata dan memiliki nilai manfaat.

Bhabinkamtibmas dalam hal ini memiliki peran penting untuk terus memberikan motivasi kepada warga agar kegiatan tersebut tidak berhenti pada tahap sosialisasi, tetapi dapat dilanjutkan dengan aksi nyata.

Polri Hadir Lewat Pendekatan Humanis

Kegiatan sambang seperti yang dilakukan pada 7 September 2026 juga menjadi sarana mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

Dalam suasana yang lebih santai dan kekeluargaan, masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Sebaliknya, petugas dapat memberikan imbauan serta informasi yang dibutuhkan warga.

Pola komunikasi langsung seperti ini penting untuk menciptakan rasa saling percaya.

Bagi masyarakat, kehadiran Bhabinkamtibmas bukan hanya ketika terjadi persoalan hukum atau gangguan keamanan. Polisi juga diharapkan dapat hadir dalam kegiatan sosial, pemberdayaan, ketahanan pangan dan berbagai kegiatan positif lainnya.

Semangat tersebut sejalan dengan citra Polri yang profesional, humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dari Lahan Kosong Menjadi Lahan Bernilai

Pemanfaatan lahan kosong pada akhirnya bukan hanya berbicara mengenai tanaman.

Lebih jauh, kegiatan tersebut menyangkut bagaimana masyarakat dapat membangun kemandirian, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan menciptakan aktivitas yang menghasilkan.

Bagi keluarga, hasil tanaman dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Apabila produksinya berlebih, bukan tidak mungkin dapat dikembangkan menjadi usaha kecil dengan nilai ekonomi.

Karena itu, edukasi mengenai pemanfaatan lahan perlu terus dilakukan secara konsisten.

Peran Bhabinkamtibmas sangat diperlukan untuk menjaga komunikasi dengan warga sekaligus memantau perkembangan kegiatan di lapangan.

AKBP Adirawa: Sinergi Polisi dan Masyarakat Jadi Kekuatan

Kepemimpinan Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K. diharapkan semakin memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, pemerintah nagari dan masyarakat dalam menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung kepentingan warga.

Sebelumnya, dalam sejumlah pemberitaan mengenai kepemimpinannya di Polres Pasaman, AKBP Adirawa juga menekankan pentingnya profesionalisme serta pelayanan kepolisian kepada masyarakat. 

Dengan dukungan seluruh unsur tersebut, kegiatan pemanfaatan lahan kosong dapat dikembangkan menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat lebih luas.

Tidak hanya menghasilkan tanaman pangan, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat.

Polisi Tidak Hanya Menjaga Kamtibmas

Apa yang dilakukan Bhabinkamtibmas tersebut menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian di tengah masyarakat memiliki cakupan yang luas.

Polisi tetap menjalankan tugas utama menjaga keamanan dan ketertiban, namun pada saat yang sama dapat mengambil bagian dalam mendorong masyarakat melakukan kegiatan produktif.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di rumah-rumah warga menjadi salah satu bentuk nyata pendekatan tersebut.

Masyarakat diharapkan tidak ragu berkomunikasi dengan petugas apabila memiliki persoalan di lingkungan maupun membutuhkan informasi terkait berbagai program yang dapat dikembangkan bersama.

Pada akhirnya, lahan kosong tidak harus menjadi lahan terbengkalai. Dengan kemauan, pendampingan dan kerja sama, lahan tersebut dapat diubah menjadi sumber pangan, ruang produktif sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat.

Di bawah kepemimpinan AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., semangat kedekatan Polri dengan masyarakat diharapkan terus diwujudkan melalui kegiatan-kegiatan yang tidak hanya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat Pasaman.

Dari lahan kosong, masyarakat bisa menanam. Dari tanaman, lahir pangan. Dari pangan, tumbuh kemandirian. Dan dari sinergi polisi bersama masyarakat, tercipta lingkungan yang aman, produktif serta semakin sejahtera.

Tim/Red

 


PADANG
– Semangat dan kreativitas warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) di wilayah Padang kini mendapat apresiasi luas. Di bawah kepemimpinan Kepala Rutan, Susi Andriani Pohan, beragam produk unggulan hasil keringat warga binaan kini dikemas dalam wadah digital bernama E-Katalog Produk Uni Kamek Lapepa, dengan semboyan "Bangga Buatan Warga Binaan".

Katalog ini memuat berbagai produk berkualitas hasil olah tangan terampil warga binaan, mulai dari tas rajut yang unik dan fungsional, hiasan kotak kapalo samba, jilbab kapalo samak, hingga hasil kerajinan daun yang dikerjakan dengan penuh ketelatenan. Setiap produk bukan sekadar barang dagangan, melainkan bukti semangat belajar, bekerja, dan berusaha bangkit yang ditanamkan selama masa pembinaan.

Kepala Rutan Susi Andriani Pohan menyampaikan bahwa katalog ini dibuat sebagai upaya memberikan ruang bagi warga binaan untuk berkarya, sekaligus memperluas jangkauan pemasaran hasil kerja mereka ke masyarakat luas. "Kami ingin karya mereka dilihat, dihargai, dan dibanggakan. Ini langkah nyata agar mereka tetap produktif dan memiliki harapan baru ke depannya," ujarnya.

Melalui pemindaian Kode QR yang tertera di katalog ini, masyarakat dapat dengan mudah melihat dan memesan berbagai produk unggulan tersebut. Informasi pemesanan juga dibuka lebar melalui media sosial resmi: Instagram & TikTok @bimkerlpppadang dan @unikamek.lapepa, serta nomor kontak/WhatsApp 082285368088 atas nama Uni Kamek Lapepa.

Dengan gaya desain yang kental nuansa budaya lokal Sumatera Barat, E-Katalog Uni Kamek Lapepa membuktikan bahwa semangat membangun dan berkarya tidak mengenal batas. Dukungan masyarakat berarti penghargaan bagi usaha warga binaan dan dorongan semangat bagi keberhasilan program pembinaan yang dipimpin Susi Andriani Pohan.


Rusdi Chandra.

 

 

 



PESISIR
SELATAN, 6 September 2026 – Keberhasilan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Batang Kapas meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional pada tahun 2025 tidak hanya menjadi kebanggaan tersendiri, namun juga menjadi cahaya yang menyebarkan semangat pelestarian lingkungan ke wilayah lain di Sumatera Barat. Dipimpin oleh Kepala Sekolah yang berdedikasi, Betta Centaury, M.Pd., sekolah ini telah melaksanakan program pembinaan dan pendampingan intensif bagi tiga satuan pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan guna tumbuh bersama menjadi sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Program pengimbasan dan pembinaan ini berlangsung selama tiga bulan terakhir secara bertahap dan terencana. Tiga sekolah penerima manfaat adalah SMAN 2 Bayang, SMAN 1 Ranah Pesisir, serta SMAN 2 Ranah Pesisir. Selama masa pembinaan, tim dari SMAN 1 Batang Kapas berbagi pengetahuan, pengalaman, serta strategi praktis mulai dari perencanaan, pembentukan karakter warga sekolah, hingga pengelolaan lingkungan sekolah yang sehat, asri, dan berkelanjutan sesuai standar Adiwiyata.

Kepala Sekolah SMAN 1 Batang Kapas, Betta Centaury, M.Pd., menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus wujud nyata dari semangat Adiwiyata untuk saling menguatkan. “Memperoleh penghargaan Adiwiyata Nasional adalah amanah besar. Kami merasa wajib untuk mengimbaskan apa yang telah kami pelajari dan bangun bersama kepada sekolah-sekolah lain. Tujuannya sederhana: agar semakin banyak sekolah di Sumatera Barat yang nyaman, hijau, dan menanamkan kecintaan terhadap alam sejak dini kepada peserta didiknya,” ujarnya.

Puncak dari rangkaian kegiatan tersebut baru saja terlaksana pada minggu lalu, di mana Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan lapangan secara langsung ke ketiga sekolah binaan tersebut. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat perkembangan nyata, kesiapan infrastruktur, serta penerapan nilai-nilai lingkungan yang telah dipraktekkan setelah mendapatkan bimbingan intensif dari SMAN 1 Batang Kapas.

Antusiasme terlihat dari kesiapan seluruh pihak di ketiga sekolah tersebut dalam menerima tim peninjau. Program ini dinilai sangat positif karena menciptakan jejaring kerja sama yang erat antar-sekolah, membangun budaya berbagi, serta mempercepat penyebaran sekolah-sekolah berwawasan lingkungan di wilayah Pesisir Selatan dan sekitarnya.

Diharapkan ke depannya, kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut dan meluas, sehingga keberhasilan SMAN 1 Batang Kapas menjadi pemicu lahirnya lebih banyak sekolah Adiwiyata lainnya di seluruh Provinsi Sumatera Barat demi terciptanya lingkungan pendidikan yang berkualitas dan lestari.


Rusdi Chandra


PESISIR
SELATAN – SMAN 1 Batang Kapas kini tengah bergerak maju dengan penuh semangat dalam mempersiapkan sistem pembelajaran berbasis kelas digital, sebagai langkah strategis menuju penetapan sebagai sekolah rujukan Google. Langkah besar ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam memajukan kualitas pendidikan yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi masa kini.

Kepala Sekolah SMAN 1 Batang Kapas, BETTA CENTAURY, M.Pd., menyampaikan bahwa kelas digital ini merupakan sistem pembelajaran terpadu yang sepenuhnya memanfaatkan berbagai fitur unggulan dari Google. Melalui sistem ini, proses belajar mengajar tidak lagi bersifat kaku, melainkan menjadi lebih dinamis, modern, dan mudah diakses oleh seluruh peserta didik. "Kemudahan ini memungkinkan siswa untuk mengakses materi pembelajaran serta memanfaatkan beragam fasilitas media belajar yang menarik dan interaktif, yang telah disiapkan secara khusus oleh para guru di dalam kelas digital ini," ujarnya.

Pencapaian yang membanggakan tercatat pada tahun berjalan ini, di mana seluruh tenaga pendidik di SMAN 1 Batang Kapas telah berhasil mengantongi sertifikasi Google Level 2. Artinya, sebanyak 70 orang guru atau mencapai angka 100% telah menguasai kompetensi teknologi yang dibutuhkan secara profesional dan siap mendampingi siswa dalam ekosistem pendidikan digital tersebut. Hal ini menjadi fondasi kuat demi keberhasilan pelaksanaan program sekolah menuju standar rujukan.

Bukti nyata kemajuan yang diraih sekolah terlihat pula dengan dilakukannya kunjungan kerja dan pemantauan resmi dari pihak berwenang pada bulan ini. SMAN 1 Batang Kapas menerima kunjungan rombongan yang dipimpin oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi, turut hadir pula Kepala Balai TIK Dinas Pendidikan, serta Kepala Bidang Sarana dan Prasarana. Kegiatan ini dilaksanakan khusus dalam rangka pemantauan dan evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan program kelas digital yang tengah berjalan di sekolah tersebut.

Kepala Sekolah Betta Centaury menambahkan bahwa dukungan dan pengawasan dari pemerintah provinsi ini menjadi penyemangat bagi seluruh warga sekolah. "Kami berharap persiapan menuju sekolah rujukan Google ini dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif yang luas bagi peningkatan mutu pendidikan serta kualitas lulusan di daerah kami," tandasnya.


Rusdi Chandra

Tag Terpopuler

Author Name


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.