PASAMAN — Kepolisian Resor Pasaman terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan yang memiliki manfaat langsung bagi kehidupan sehari-hari. Salah satunya melalui peran Bhabinkamtibmas yang aktif menyambangi warga sekaligus memberikan edukasi tentang pemanfaatan lahan kosong agar menjadi lahan produktif.
Kegiatan tersebut terlihat dalam dokumentasi Bhabinkamtibmas pada Senin, 7 September 2026, saat personel kepolisian turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyosialisasikan pentingnya pemanfaatan lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran mengenai ketahanan pangan dari lingkungan terkecil, yakni rumah tangga.
Di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., jajaran Polres Pasaman diharapkan terus mengedepankan pendekatan yang humanis dan hadir di tengah masyarakat, termasuk melalui kegiatan Bhabinkamtibmas. AKBP Adirawa sendiri tercatat sebagai Kapolres Pasaman yang baru melanjutkan estafet kepemimpinan di Polres Pasaman pada 2026.
Lahan Kosong Jangan Dibiarkan Terbengkalai
Dalam kegiatan sambang tersebut, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk melihat lahan kosong dari sisi yang lebih produktif.
Lahan yang selama ini dibiarkan begitu saja sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, terutama budidaya tanaman pangan dan hortikultura. Masyarakat dapat menyesuaikan jenis tanaman dengan kondisi tanah, luas lahan, ketersediaan air serta kebutuhan keluarga.
Pemanfaatan lahan tidak harus dimulai dengan skala besar. Pekarangan rumah sekalipun dapat dimanfaatkan untuk menanam cabai, tomat, terong, sayuran, tanaman obat keluarga maupun berbagai komoditas lainnya.
Jika dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan, pemanfaatan lahan tersebut berpotensi memberikan manfaat ekonomi sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Kapolres Pasaman Tekankan Kehadiran Polisi Harus Memberi Manfaat
Kehadiran AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K. sebagai Kapolres Pasaman membawa harapan agar jajaran kepolisian semakin dekat dengan masyarakat.
Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian di tingkat nagari memiliki posisi penting dalam menyampaikan berbagai program dan imbauan secara langsung kepada masyarakat.
Tidak hanya menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas, personel juga dapat menjadi penghubung antara masyarakat dengan berbagai program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kesejahteraan.
Pendekatan semacam ini memperlihatkan bahwa menjaga keamanan tidak semata-mata dilakukan melalui tindakan penegakan hukum. Membangun komunikasi, mendengar persoalan warga, memberikan edukasi serta mendorong kegiatan positif juga menjadi bagian penting dari pelayanan kepolisian.
Ketahanan Pangan Dimulai dari Lingkungan Sendiri
Pemanfaatan lahan kosong juga memiliki kaitan erat dengan upaya memperkuat ketahanan pangan.
Masyarakat tidak harus selalu bergantung sepenuhnya kepada hasil produksi dari luar wilayah apabila sebagian kebutuhan dapat dipenuhi secara mandiri melalui pemanfaatan pekarangan.
Gerakan menanam juga dapat menjadi kegiatan bersama di lingkungan masyarakat. Jika setiap rumah mampu memanfaatkan sebagian lahannya untuk menghasilkan kebutuhan pangan, maka akan tercipta budaya produktif yang memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Selain itu, lahan yang sebelumnya terlihat kosong dan tidak terawat dapat berubah menjadi lingkungan yang lebih hijau, tertata dan memiliki nilai manfaat.
Bhabinkamtibmas dalam hal ini memiliki peran penting untuk terus memberikan motivasi kepada warga agar kegiatan tersebut tidak berhenti pada tahap sosialisasi, tetapi dapat dilanjutkan dengan aksi nyata.
Polri Hadir Lewat Pendekatan Humanis
Kegiatan sambang seperti yang dilakukan pada 7 September 2026 juga menjadi sarana mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.
Dalam suasana yang lebih santai dan kekeluargaan, masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Sebaliknya, petugas dapat memberikan imbauan serta informasi yang dibutuhkan warga.
Pola komunikasi langsung seperti ini penting untuk menciptakan rasa saling percaya.
Bagi masyarakat, kehadiran Bhabinkamtibmas bukan hanya ketika terjadi persoalan hukum atau gangguan keamanan. Polisi juga diharapkan dapat hadir dalam kegiatan sosial, pemberdayaan, ketahanan pangan dan berbagai kegiatan positif lainnya.
Semangat tersebut sejalan dengan citra Polri yang profesional, humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dari Lahan Kosong Menjadi Lahan Bernilai
Pemanfaatan lahan kosong pada akhirnya bukan hanya berbicara mengenai tanaman.
Lebih jauh, kegiatan tersebut menyangkut bagaimana masyarakat dapat membangun kemandirian, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan menciptakan aktivitas yang menghasilkan.
Bagi keluarga, hasil tanaman dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Apabila produksinya berlebih, bukan tidak mungkin dapat dikembangkan menjadi usaha kecil dengan nilai ekonomi.
Karena itu, edukasi mengenai pemanfaatan lahan perlu terus dilakukan secara konsisten.
Peran Bhabinkamtibmas sangat diperlukan untuk menjaga komunikasi dengan warga sekaligus memantau perkembangan kegiatan di lapangan.
AKBP Adirawa: Sinergi Polisi dan Masyarakat Jadi Kekuatan
Kepemimpinan Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K. diharapkan semakin memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, pemerintah nagari dan masyarakat dalam menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung kepentingan warga.
Sebelumnya, dalam sejumlah pemberitaan mengenai kepemimpinannya di Polres Pasaman, AKBP Adirawa juga menekankan pentingnya profesionalisme serta pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Dengan dukungan seluruh unsur tersebut, kegiatan pemanfaatan lahan kosong dapat dikembangkan menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat lebih luas.
Tidak hanya menghasilkan tanaman pangan, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat.
Polisi Tidak Hanya Menjaga Kamtibmas
Apa yang dilakukan Bhabinkamtibmas tersebut menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian di tengah masyarakat memiliki cakupan yang luas.
Polisi tetap menjalankan tugas utama menjaga keamanan dan ketertiban, namun pada saat yang sama dapat mengambil bagian dalam mendorong masyarakat melakukan kegiatan produktif.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di rumah-rumah warga menjadi salah satu bentuk nyata pendekatan tersebut.
Masyarakat diharapkan tidak ragu berkomunikasi dengan petugas apabila memiliki persoalan di lingkungan maupun membutuhkan informasi terkait berbagai program yang dapat dikembangkan bersama.
Pada akhirnya, lahan kosong tidak harus menjadi lahan terbengkalai. Dengan kemauan, pendampingan dan kerja sama, lahan tersebut dapat diubah menjadi sumber pangan, ruang produktif sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat.
Di bawah kepemimpinan AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., semangat kedekatan Polri dengan masyarakat diharapkan terus diwujudkan melalui kegiatan-kegiatan yang tidak hanya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat Pasaman.
Dari lahan kosong, masyarakat bisa menanam. Dari tanaman, lahir pangan. Dari pangan, tumbuh kemandirian. Dan dari sinergi polisi bersama masyarakat, tercipta lingkungan yang aman, produktif serta semakin sejahtera.
Tim/Red